Senin, 29 September 2014

Whats Post Traumatic about #2

Dengan setting macam FTV, akhirnya aku buka suara. "Eh, kita gimana? emm...kita udah sejauh ini deketnya maksudnya kalau emang nggak ada niatan lebih dari kamu mendingan jangan sedeket ini." Asal kalian tahu itu kalimat tersulit dan terberat semasa hidup. Bisa dibayangin gimana dongkol nya aku yang udah makan dua piring buat ngumpulin tenaga demi ngomong kalimat-kalimat laknat itu dan ternyata "kita omongin besok lagi ya, udah malem."
Itu kalau boleh aku dramatisir, semacam aku ini warga Jepang yang kena bom Hiroshima Nagasaki terus kelempar ke Gaza dan ternyata masih juga kena nuklir. Sakit? nggak sebanding sama malu nya. Oke, jawaban itu sudah sangat cukup membuatku angkat tangan dan kibar bendera putih. Aku turun tangga, dan ternyata air mata ku sudah tidak sabar ingin meluncur. Tetes pertama, tetes kedua dan akhirnya deras.
Pagi nya, semua kegiatan yang dijadwalkan hanya sebatas iklan buatku. Otak ini masih terlalu lelah untuk bekerja lain selain memikirkan kejadian semalam. Kegiatan keagamaan yang aku tak tahu maknanya ini akhirnya berakhir siang hari dan kami di persilahkan pulang.
Sesampainya di rumah, belum juga ada keinginan untuk merebahkan tubuh di kasur yang semalam aku rindukan. Aku duduk di depan TV dan sibuk memindah tiap channel sampai akhirnya kesibukanku itu diganggu oleh peringatan "new message". Dengan keingin tahuan yang aku paksakan, aku buka pesan yang ternyata (from: Mr.R)........"sebenernya aku juga mau jadi pacar kamu".......


>>>>>>>>> to be continued

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Solo part 1

Solo part 1

Indonesian HIjab Blogger

Indonesian HIjab Blogger
Indonesian HIjab Blogger

Pages

Blogger templates